Resep Sambal Bawang

Sambal menjadi pelengkap penting saat makan bagi sebagian orang karena dapat menaikan selera makan dan menambah nikmat rasa makanan yang dimakan.

Banyak sekali orang yang berkreasi membuat sambal sehingga semakin banyak jenis sambal yang bisa menjadi pilihan mulai dari sambal segar sampai yang matang.

Bahkan, sudah banyak yang mencoba bisnis sambal kemasan dan berhasil menjual berbagai sambal kemasannya ke berbagai daerah di Indonesia.

Salah satunya yang paling banyak diminati adalah sambal bawang, selain rasanya yang pedas tetapi sambal bawang ini mempunyai rasa gurih yang cukup membangkitkan nafsu makan.

Sambal bawang menjadi salah satu pilihan sambal matang yang memiliki cukup banyak penggemar.

Sambal bawang termasuk salah satu sambal yang sangat mudah dibuat sendiri di rumah bahkan sambal bawang bisa dijadikan stok yang bertahan sampai satu minggu loh.

Yuk coba sendiri di rumah! Resep kali ini khusus buat kamu pecinta pedas yang mau membuat sambal bawang sendiri di rumah.

Cara Membuat Sambal Bawang - Resep Sambal Bawang

Siapkan bahan-bahan utama untuk membuat sambal bawangnya terlebih dahulu.

Bahan-bahan

  • 20 cabai rawit merah (jika kurang pedas bisa ditambahkan, sesuaikan juga jumlah bumbu dan bawang yang dipakai)
  • 10 siung bawang merah
  • 7 siung bawang putih
  • 200 ml sendok makan minyak goreng
  • ½ sendok makan garam
  • ½ sendok teh gula pasir
  • Secukupnya bubuk penyedap rasa sapi (kaldu bubuk)

Cara Membuat Sambal Bawang

Jika semua bumbu dan bahan sudah terkumpul, kamu bisa langsung mulai membuat sambal bawangnya.

  1. Pertama, siapkan wajan yang sudah diberi minyak goreng kurang lebih 3 sendok makan untuk menumis cabai, lalu panaskan dengan api kecil agar tidak cabai tidak mudah gosong
  2. Jika sudah panas, masukkan semua cabai rawit merah, bawang merah dan bawang putih lalu tumis terus hingga semuanya layu, jika sudah layu angkat lalu tiriskan minyaknya
  3. Siapkan cobek, masukkan cabai dan bawang yang sudah digoreng, uleg kasar semua bahannya. Tambahkan gula, garam dan penyedap rasa sesuai selera. Bisa juga menggunakan blender untuk mempersingkat waktu. Tidak ada patokan tekstur sambal, jadi sesuaikan saja dengan selera masing-masing apakah ingin sambal bawang kasar atau lembut.
  4. Jika teksturnya sudah cukup, siapkan kembali wajan yang sudah diberi minyak sebanyak 3 sendok makan, panaskan dengan api kecil agar sambal tidak mudah gosong dan menghitam, jika sudah panas goreng sambal yang dihaluskan tadi. Goreng hingga warnanya lebih gelap dan matang. Sambal yang sudah matang lebih awet saat disimpan. Tetapi jika ingin langsung dimakan, tidak perlu menggoreng lagi sambal, siramkan saja sedikit minyak panas pada ulekan yang berisi sambal lalu aduk hingga minyak dan sambal tercampur rata.
  5. Sajikan dengan nasi panas yang ditemani dengan ayam goreng, tempe goreng atau telur dadar. Selamat mencoba di rumah!

Tips

Jika sambal ingin dijadikan stok, sebaiknya sambal terlebih dahulu digoreng hingga benar-benar matang dan kecoklatan.

Lalu pastikan agar sambal menjadi dingin sebelum dipindahkan ke wadah yang dapat tertutup rapat.

Ingat, jangan menyimpan sambal dalam keadaan masih panas atau hangat. Sambal harus benar-benar dingin atau dalam suhu ruang. Baru masukkan sambal ke dalam wadah tertutup dan simpan dalam kulkas.

Dalam kondisi seperti ini, sambal awet hingga kurang lebih 1 minggu. Jika akan digunakan, panaskan terlebih dahulu agar mencair.

Tinggalkan komentar